Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Gelar Lomba Menulis Cerita Rakyat Tingkat SLTP Se-Kabupaten Limapuluh Kota

LIMAPULUH KOTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota sukses menggelar Lomba Menulis Cerita Rakyat tingkat SLTP se-Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan berlangsung di Ruang Terbuka Hijau Berlian, Rabu 29/07/2026.

Lomba ini diikuti peserta dari SLTP Negeri dan Swasta se-Kabupaten Limapuluh Kota. Sepanjang perlombaan, para peserta tampak serius mencurahkan seluruh kemampuan untuk membuat karya tulis yang sarat nilai budaya dan literasi.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Limapuluh Kota dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi literasi siswa sekaligus melestarikan cerita rakyat Minangkabau di kalangan generasi muda.

“Hasil karya adik-adik ini tidak hanya dinilai dari segi bahasa, tapi juga bagaimana mereka mengangkat nilai-nilai budaya lokal ke dalam tulisan,” ujarnya.

Daftar Pemenang Lomba Menulis Cerita Rakyat

Setelah melalui penilaian oleh dewan juri, panitia menetapkan pemenang sebagai berikut:

Juara 1: Vina Kurnia dari SLTP N 3 Payakumbuh dengan total nilai 287, Nomor Lot 31 
Juara II: Abdul Sabilli Muaqobbin dari SLTP N 1 Kecamatan Suliki dengan nilai 276, Lot 30 
Juara III: Janeta Roselina dari SLTP N 1 Pangkalan Koto Baru dengan nilai 250

Harapan I: Nurafifah dari SLTP N 1 Kecamatan Payakumbuh dengan nilai 240 
Harapan II: Annisa Anugrah Triasa dari SLTP N 1 Kecamatan Harau dengan nilai 230 
Harapan III: Ayunda Anastasya Berlin dari SLTP N 1 Kecamatan Lareh Sago Halaban dengan nilai 220

Panitia menegaskan bahwa penilaian ditetapkan berdasarkan keputusan dewan juri dan bersifat final sesuai aturan perlombaan.

Rangkaian Kegiatan Lanjut Minggu Depan

Berdasarkan jadwal yang ditetapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, rangkaian kegiatan festival ini akan berlanjut hingga minggu depan.

Spasi lomba selanjutnya yang akan dilaksanakan adalah Lomba Bercerita Legenda Minangkabau dan Badendang Lagu Minang.

Melalui festival ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berharap mampu mengembangkan potensi siswa yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota, khususnya dalam bidang literasi, seni, dan pelestarian budaya daerah.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, kita ingin anak-anak tidak hanya jago akademik, tapi juga cinta dan bangga dengan budaya sendiri,” tutup panitia. (Joli)

Baca Juga :  Pemkab Limapuluh Kota Tanda Tangani MoU dengan UIN Batusangkar Terkait Program PPG