Tanah Datar, Jurnal Minang. Dalam rangka mewujudkan budaya bersih,Pemerintah Kabupaten Tanah Datar menggelar Sosialisasi Peningkatan Peran Serta Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah bertema “Kelola Sampah dari Sumbernya, Optimalisasi Bank Sampah untuk Mewujudkan Tanah Datar Bersih” di Aula Kantor Bupati, Rabu (17/6/2026).
Bupati Tanah Datar dalam hal ini diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan, Nofi Hendri, mengatakan pengelolaan sampah yang baik menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih.
“Sampah dapat menimbulkan berbagai masalah. Karena itu, masyarakat perlu mulai mengelola sampah dari lingkungan masing-masing melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” ujarnya.
Menurutnya, bank sampah tidak hanya berfungsi menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat serta menumbuhkan budaya gotong royong.
“Bank sampah dapat menjadi sumber pendapatan ekonomi baru sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan,” katanya.
Nofi juga menegaskan komitmen Pemkab Tanah Datar dalam mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan dan berharap seluruh peserta menjadi pelopor dalam mengedukasi masyarakat.
Sementara itu, Kabid Pengelolaan Lingkungan Gusfayanti menyampaikan bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari sumbernya melalui pemilahan sampah rumah tangga hingga ke tempat pemrosesan akhir (TPA).
“Sampah adalah tanggung jawab bersama sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008. Karena itu, kita harus mengurangi timbulan sampah dan memanfaatkannya kembali agar memiliki nilai guna,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat, mengoptimalkan fungsi bank sampah, serta mendorong pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai ekonomi. Selain itu, upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA.
Kegiatan yang diikuti sekitar 130 peserta dari unsur kecamatan, nagari, pengurus bank sampah, dan pemangku kepentingan lainnya, diharapkan mampu memperkuat partisipasi masyarakat dalam mewujudkan Tanah Datar yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (Kasdi Ray/Red.Jm)
