Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Datar Hadiri Rakor LP2B Provinsi Sumbar

Padang, Jurnal Minang. Dalam rangka mendukung percepatan penetapan dan integrasi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Provinsi Sumatera Barat, Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Datar Selasa, 2 Juni 2026 menghadiri Rapat Koordinasi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat di Auditorium Gubernur Sumatera Barat.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Datar, Bapak Ardinal Yulti, S.SiT. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi guna mendorong percepatan penetapan serta integrasi data LP2B sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan lahan pertanian produktif.

Selain itu, rapat koordinasi juga membahas langkah-langkah konkret dalam penyelarasan kebijakan, penguatan basis data spasial, serta percepatan implementasi program LP2B di tingkat kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Keberadaan LP2B memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah dan nasional melalui perlindungan lahan pertanian dari alih fungsi yang tidak terkendali. Oleh karena itu, kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait menjadi kunci dalam mewujudkan pengelolaan lahan pertanian yang berkelanjutan dan terintegrasi.

Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Datar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program strategis pemerintah dalam penyediaan data pertanahan yang akurat, peningkatan kualitas tata ruang, serta perlindungan lahan pertanian demi terciptanya ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan.

Dengan sinergi dan koordinasi yang baik antar pemangku kepentingan, diharapkan proses penetapan dan integrasi LP2B di Sumatera Barat dapat berjalan lebih optimal, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sektor pertanian dan keberlangsungan generasi mendatang. (Kasdi Ray/Red.Jm)

Baca Juga :  Sidang Paripurna DPRD Tanah Datar Setujui APBD Tahun 2025