Pandai Sikek, Jurnal Minang. Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar dari Fraksi Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) III Dedi Irawan menggelar kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Perkebunan Jorong Pandai Sikek Kecamatan X Koto pada Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi legislator untuk turun langsung ke daerah pemilihan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat. Reses dihadiri warga dari petani ,yang tergabung di kelompok wanita tani serta undangan lainnya.
Dalam pertemuan itu, sejumlah persoalan menjadi perhatian warga, terutama terkait kondisi keuangan daerah, bantuan beasiswa, serta program bedah rumah.
Dedi Irawan mengatakan, reses merupakan bagian penting dari tugas anggota DPRD untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat di daerah pemilihan.
“Yang dimaksud reses dari seorang anggota dewan adalah masa turun ke lapangan ke daerah pemilihan. Tugasnya penyerapan, penyaluran, dan pengawasan aspirasi. Hasil reses nanti menjadi bahan untuk membuat perda, anggaran, atau pertanyaan kepada bupati,” kata Dedi Irawan
Menurutnya, kegiatan reses tidak hanya menjadi forum menyampaikan keluhan, tetapi juga menjadi sarana bagi masyarakat memperoleh informasi mengenai program pemerintah daerah serta menyampaikan kebutuhan yang dihadapi di lingkungan masing-masing.
Ia berharap aspirasi yang dihimpun dalam reses tersebut dapat menjadi bahan pembahasan dalam menjalankan fungsi DPRD, terutama dalam penganggaran dan pengawasan program pemerintah daerah.
“Kita menghimpun aspirasi masyarakat di Dapil I umumnya, khususnya di Nagari Pandai Sikek Memang banyak hal yang perlu kita benahi,” ujarnya.
Dedi Irawan juga menyoroti pentingnya keterlibatan ibu-ibu rumah tangga dalam memperoleh informasi mengenai berbagai program pemerintah. Menurutnya, kelompok perempuan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada keluarga dan lingkungan masyarakat.
Ia menyebut bantuan beasiswa dan bedah rumah sebagai salah satu aspirasi yang perlu mendapat perhatian. Selain itu, dukungan terhadap musholla dan organisasi keagamaan juga dinilai penting untuk memperkuat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.
Kemudian menjelang peringatan 81tahun Indonesia merdeka Dedi Irawan berkumpul dengan ibu-ibu pengupas bawang merah,dalam linangan air mata akibat percikan gas yang ditimbulkan karena kupasan bawang merah mereka mengatakan kami merdeka ditengah ketidak merdekaan akan kesehatan dan pendidikan untuk anak-anaknya UKT tinggi biaya penyangga pendidikan mahal serta biaya kesehatan yg membuat kami takut akan sakit.
Dedi Irawan juga memastikan berita hoax diluaran yang mengatakan profesi “pengupas bawang”adalah profesi yg menjanjikan ternyata kenyataan dilapangan upah pengupas bawang masih si sekitar 1500-200 /Kg
Ibu-ibu rumah tangga yang meluangkan waktu untuk mendengarkan informasi-informasi yang ada di daerah, tentang bantuan beasiswa dan bantuan bedah rumah, musholla, serta organisasi keagamaan. Ini penting untuk menciptakan sumber daya manusia,” katanya.
Manfaat Reses bagi DPRD dan Masyarakat
Reses merupakan agenda anggota DPRD untuk bertemu dan berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat di daerah pemilihannya. Forum tersebut menjadi salah satu mekanisme untuk mengetahui persoalan yang berkembang di tengah masyarakat secara lebih konkret.
Bagi anggota DPRD, reses memiliki manfaat sebagai sarana memperoleh informasi langsung mengenai kebutuhan dan persoalan masyarakat.
Aspirasi yang dihimpun dapat menjadi bahan dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
Masukan masyarakat juga dapat digunakan sebagai bahan untuk memperjuangkan program pembangunan yang dinilai sesuai dengan kebutuhan daerah.
Dengan demikian, proses perencanaan pembangunan diharapkan tidak hanya berasal dari kebijakan pemerintah, tetapi turut mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di tingkat bawah. (Kasdi Ray/Red.Jm)
