Bupati Tanah Datar Dinilai Belum Berhasil, Balonbup Mulai Bermunculan

Batusangkar, Jurnal Minang. Bupati Tanah Datar Eka Putra dinilai belum sesuai dengan harapan dalam mengelola pemerintahan di Tanah Datar. Menurut penilaian Basrizal Dt. Pangulu Basa, S.Sos., dapat dilihat dari berbagai persoalan yang terjadi di lapangan, mulai dari pembangunan, sengketa lahan, meningkatnya kasus perceraian, hingga berbagai persoalan sosial lainnya yang muncul kepermukaan.

Kedepannya dalam memilih bupati tahun 2030  bukan hanya untuk kepentingan sesaat, namun memerlukan pemikiran yang jauh ke depan. Menurutnya, masyarakat kini telah merasakan dan dapat menilai sendiri hasil kepemimpinan yang berjalan selama ini.

Demikian diungkapkan Basrizal Dt. Pangulu Basa, S.Sos., Sabtu (11/7/2026), di Cafe Kelok Kopi Dobok, Batusangkar. Ia mengatakan dinamika politik di Tanah Datar pada akhirnya diharapkan mampu melahirkan pemerintahan yang lebih baik dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

Melihat realita ke depan, menurutnya tantangan yang akan dihadapi semakin berat. Ia mengibaratkan kondisi tersebut seperti sebuah kain handuk yang sebelumnya masih basah, namun karena diremas terus kini telah mulai mengering. Karena itu, siapa pun yang ingin merebut jabatan bupati tidak cukup hanya mengandalkan ambisi politik, melainkan harus memiliki visi, kemampuan, dan komitmen untuk membangun daerah.

Jika jabatan diperoleh hanya dengan persaingan yang berlebihan tanpa kesiapan memimpin, maka masyarakat berpotensi kembali merasa kecewa.
Basrizal Dt.Pangulu Basa S,Sos. juga menilai salah satu figur yang cukup potensial untuk Pilkada kedepan adalah Ir.Anton Budiman putra Tepiselo Lintau Buo Utara.

Menurutnya, saat ini Ir.Anton Budiman yang juga pengusaha perlu memperbanyak komunikasi dengan tokoh masyarakat, ninik mamak, kalangan pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta partai-partai politik agar mampu membangun dukungan yang luas menjelang Pilkada mendatang.

Ia menambahkan, masyarakat saat ini menginginkan sosok pemimpin yang mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai persoalan daerah, mulai dari peningkatan ekonomi masyarakat, penyelesaian konflik pertanahan, hingga pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Tanah Datar.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Datar Sudah Dirikan 5 Dapur Umum di Lokasi Bencana Galodo

Selain itu, ia berharap kontestasi politik pada Pilkada mendatang berlangsung secara sehat, demokratis, dan mengedepankan adu gagasan dibandingkan saling menjatuhkan. Menurutnya, masyarakat sudah semakin cerdas dalam menentukan pilihan dan akan memberikan kepercayaan kepada calon yang dinilai memiliki integritas serta program kerja yang jelas.

Basrizal juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah. Perbedaan pilihan politik, katanya, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, namun kebersamaan dan kepentingan daerah harus tetap menjadi prioritas utama.
Menurutnya, Tanah Datar memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, pariwisata, hingga usaha mikro dan kecil. Potensi tersebut perlu dikelola dengan kebijakan yang tepat agar mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Di akhir keterangannya, Basrizal Dt.Pangulu Basa ,S.Sos berharap siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Bupati Tanah Datar benar-benar mampu menjadi pemimpin yang amanah, merangkul seluruh lapisan masyarakat, serta membawa Tanah Datar menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing di masa mendatang. (Kasdi Ray/Red.Jm)