Tambangan, Jurnal Minang. Berkat kegigihan serta keseriusan dalam bekerja dibawah komando site Manager CV.Lantika Karya Perdana Batusangkar Hermansyah pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi daerah irigasi Bandar Limau Kambing Nagari Tambangan Kecamatan X Koto Tanah Datar telah mencapai 100 persen lebih tahap penyelesaian.
Menurut Kabid PSDA Dinas PUPRP Tanah Datar, Netrizal ST, MT mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengelolaan dan pengembangan sistem irigasi primer dan sekunder pada daerah irigasi yang luasnya dibawah 1000 hektar dalam satu daerah Kab/Kota, Dinas PUPR Pertanahan tahun 2026 melakukan kegiatan rehabilitasi jaringan permukaan dengan alokasi dana BTT Rp 900 juta.
Sementara itu PPTK Revi Arianto,ST mengatakan kegiatan rehabilitasi daerah irigasi Bandar Limau Kambing Nagari Tambangan yang terkena bencana alam banjir bandang beberapa waktu lalu, dilaksanakan oleh CV.Lantika Karya Perdana Batusangkar dengan Direktris Esi Susanti.
Pekerjaan dimulai 25 Pebruari 2026 sampai dengan 24 Juni 2026 berakhirnya kontrak. Saat ini para pekerja dibawah arahan dan bimbingan site manager CV.Lantika Karya Perdana Hermansyah sedang basitungkin melaksanakan pekerjaan finishing serta telah selesai pembuatan saluran irigasi serta pemasangan pipa HDPE diameter 16 inci dengan panjang 66 meter. Saat ini pelaksanaan pekerjaan sudah 100 persen tahap penyelesaian sementara waktu pekerjaan masih ada hingga 24 Juni 2026 mendatang.
Selesainya pekerjaan tersebut berkat dukungan cuaca serta semangat pekerja melaksanakan seluruh item pekerjaan, sehingga lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan, pekerjaan pembuatan saluran irigasi dan pemasangan pipa saluran air sudah sesuai dengan harapan masyarakat dan para petani Nagari Tambangan Kecamatan X Koto.
Saking pentingnya kegiatan pembangunan saluran irigasi dan pemasangan pipa HDPE diameter 16 inci, Anggota DPRD Tanah Datar Benny Reymon yang juga putra daerah, menyempatkan diri melihat dari dekat pelaksanaan pekerjaan.
Kadis PUPR Pertanahan Mustika Suarman, ST, MT sudah wanti-wanti kepada rekanan agar melaksanakan pekerjaan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati, dengan selesainya lebih cepat dari target pembangunan saluran irigasi dan pemasangan pipa nantinya dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan para petani. (Kasdi Ray/Red.Jm)
