Payakumbuh, Jurnal Minang. Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar oleh Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh berjalan sukses dan lancar. Kegiatan ini diselenggarakan pada tgl 20-21 Oktober 2026 di beberapa sekolah SD dan SMPN serta di kantor Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh.
FTBI ini melombakan beberapa cabang lomba seperti Bapidato (berpidato dalam bahasa Minang, Manulih Carito (menulis cerita dalam bahasa Minang, Badendang (berdendang dalam bahasa Minang? dan Bacarito (bercerita dalam bahasa Minang. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa SD dan SMP se-kota Payakumbuh.
Untuk pidato berbahasa Minang Jurara I diraih oleh Gilang Arjuna Syarif dari SDN 21 kota Payakumbuh. Bertindak sebagai dewan juri Irwan Malin Basa (dosen UIN Batusangkar), Imron Hadi (Balai Bahasa Provinsi Sumbar) dan Nirdwati (penggiat seni budaya di kota Payakumbuh.
Ketiga dewan juri memiliki nilai yang sama untuk Gilang yang merupakan anak seorang guru yang bernama Febby dan juga merupakan keluarga penggiat seni budaya. Sedangkan guru pendamping nya adalah Syafrianto.
“selamat dan sukses untuk Gilang. Sampai ketemu nanti di lomba tingkat provinsi pada bulan November nanti” ujar Irwan Malin Basa.
Sementara Imron Hadi serta beberapa personil dari Balai Bahasa Sumbar mengapresiasi langkah Dinas pendidikan kota Payakumbuh. “Ini adalah FTBI yang perdana digelar oleh kabupaten/Kota di Sumbar tahun 2026 ini” ungkap Imron Hadi.
Peserta lomba pidato berbahasa Minang ini diikuti oleh sebanyak 36 orang dari berbagai SD yang ada di Payakumbuh, baik sekolah negeri maupun swasta. Ketika berita ini diturunkan, lomba bacarito dalam bahasa Minang sedang berlangsung di SDN 11 kota Payakumbuh. (Red.Jm)
