Batusangkar, Jurnal Minang. Guna memajukan masyarakat Nagari yang ada di Tanah Datar, Bidang Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan program Sahabat Nagari atau Sinergi Adat Hadir Bersama Atasi Permasalahan Nagari.
Demikian dikatakan Kabid Pemberdayaan Masyarakat Dinas PMD PPKB Tanah Datar, Sri Mulyati, SKM didampingi PSM ahli muda Afriadi,S,Sos sehubungan diluncurkannya program Sahabat Nagari.
Program ini adalah sistem pendampingan dan pembinaan aktif yang dilakukan untuk mengatasi masalah masalah adat di Nagari melalui peraturan adat salingka nagari.
Tujuan inovasi Sahabat Nagari, diantaranya guna mewujudkan Tanah Datar yang madani berlandaskan adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah, semakin kuatnya tugas dan fungsi ninik mamak di Nagari, mempercepat penyelesaian permasalahan masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan dan kemasyarakatan.
Melestarikan nilai adat dalam tata kelola pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis budaya lokal, mewujudkan Nagari mandiri harmonis dan berdaya saing dan menjadikan adat sebagai pondasi pembangunan nagari yang berkelanjutan.
Dengan adanya inovasi maka semakin kuatnya keberadaan Niniak mamak di Nagari. Dalam petuah adat didahulukan salangkah ditinggikan sarantiang. Proses penyelesaian permasalahan di Nagari dimulai dari bawah sesuai pituah adat Bajanjang naik, batanggo turun. Masyarakat beraspirasi kepada Ninik mamak, kemudian terujudnya keharmonisan sosial.
Jika program ini terwujud manfaat bagi pemerintah daerah terwujudnya Tanah Datar yang Madani, berdasarkan adat basandi syara’syara’ basandi kitabullah, terciptanya visi misi pemerintah daerah kabupaten Tanah Datar yang tertuang dan rencana pembangunan jangka menengah daerah, pembinaan masyarakat lebih terarah, efisiensi penyelesaian permasalahan sosial, tersedianya basis data sebagai bahan perumusan kebijakan. (Kasdi Ray/Red.Jm)
