Batusangkar, Jurnal Minang. Baznas Tanah Datar kembali melakukan penyaluran zakat bantuan pendidikan siswa Madrasah Ibtidaiyah dan Madrasah Tsanawiyah se Kabupaten Tanah Datar tahun 2026 untuk 700 penerima.
Kegiatan penyaluran zakat bantuan biaya pendidikan dilaksanakan di aula pertemuan kantor Kemenag Tanah Datar Bukit Gombak, Selasa 18/8-2026 dihadiri Ketua BAZNAS Tanah Datar Dr.Yasmansyah, MPd, Anggota Benny Apero, Popi, Kepala Kemenag Tanah Datar Hendri Pani Dias, SAg,MA, Para Kasi, Kepsek, Kepala UPZ Kemenag Abu Hanifa N,SS. serta undangan lainnya.
Kepala UPZ Kemenag Tanah Datar Abu Hanifa N, SS menyampaikan penerima beasiswa siswa dan siswa MIN serta Madrasah untuk 700 orang siswa dan siswi di Tanah Datar sebesar Rp.342.900.000. Angka angka ini bukanlah angka yang adil tetapi angka yang mendekati keadilan untuk tahun 2026 , inilah kuota yang kami sampaikan,untuk dijadikan masukan bagi BAZNAS Tanah Datar.
Ketua BAZNAS Tanah Datar Dr.Yasmansyah MPd yang kami banggakan para Mustahik penerima beasiswa BAZNAS , BAZNAS memberikan kado ulang tahun RI ke 81 tahun 2026 dalam bentuk beasiswa kepada Muzaki yaitu siswa dan siswi Madrasah dan Tsanawiyah.
Zakat hari ini kita sudah mencoba inovasi baru di MTsN 5 Tanah Datar,melalui kegiatan celengan TASKA Rp 8 juta,kemudian MIN Sungai Tarab TASKA (Tanah Datar Bersedekah Barokah) Rp 7 Juta akan dikembangkan kan ke sekolah untuk membantu para guru yang tidak bisa diberi honor melalui dana BOS, dll.
Hari ini karena keterbatasan 342 siswa, siswa madrasah untuk BAZNAS Tanah Datar tidak ikut campur siapa yang akan menerima,namun yang menentukan adalah sekolah tersebut.artinya meskipun BAZNAS Tanah Datar belum sempurna namun BAZNAS telah melangkah lebih jauh, tolong disampaikan kepada anak anak ini zakat jangan sampai disalah gunakan untuk keperluan yang tidak penting, jangan sampai salah, ujarnya.
Kepala Kemenag Tanah Datar H.Hendri Pani Dias,SAg,MA pihaknya mengucapkan terimakasih kepada ketua BAZNAS Tanah Datar bersama anggota ,siswa dan siswi yang menerima bantuan adalah siswa dan siswi yang tidak dapat bantuan anggaran PIP.
Hari ini kita menerima sadaqah yang menerima bantuan ditentukan secara khusus,tidak seluruh yang maslahat ,tidak semua yang dapat bantuan.
Ada dua Madrasah yang menjadi pilot proyek percontohan TASKA (Tanah Datar Bersedekah Barokah)yaitu MIN Sungai Tarab,dan MTsN 5 Tanah Datar yang mampu menghimpun dana melalui TASKA untuk kedua sekolah itu mencapai Rp 15 Juta, kemudian ada beasiswa santri, beasiswa ekonomi produktif, untuk anak penerima bantuan diingatkan bahwa 10 tahun kedepan orang tidak perlu kuliah lagi karena sudah ada IA, berfokuslah kepada pekerjaan yang spesifik, berfokuslah kepada kepandaian yang spesifik,jangan hanya pandai segala hal yang hanya sedikit sedikit ,namun kuasailah ilmu secara menyeluruh.
Bantuan yang diterima siswa MI adalah Rp 400 ribu, dan MTsN menerima Rp 500 ribu untuk kelancaran pendidikan mereka. (Kasdi Ray/Red.Jm)
