Semarak HUT RI ke 81, Bendera Raksasa Kembali Berkibar di Puncak Gunuang Kasumbo

Tanah Datar , Jurnal Minang. Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali bergema di Nagari Sungayang, Kecamatan Sungayang. Salah satunya melalui pengibaran bendera Merah Putih berukuran besar di Puncak Gunuang Kasumbo, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan Nagari Sungayang tersebut tahun ini kembali dilaksanakan untuk yang ke-12 kalinya.
Pengibaran bendera raksasa ini menjadi salah satu bentuk kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPA) Kabupaten Tanah Datar yang mewakili Bupati Tanah Datar, Drs. Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan menyukseskan kegiatan tersebut.

“Ini sudah yang ke-12 kalinya dilaksanakan. Tahun kemarin kami juga ikut dan Alhamdulillah kegiatannya sangat luar biasa. Kalau kita lihat dari kejauhan, bendera berukuran besar yang dikibarkan di Puncak Gunuang Kasumbo ini sangat luar biasa. Ini membuktikan kecintaan kita kepada tanah air, apalagi sekarang kita memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ujarnya.

Ia mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan dalam mengisi kemerdekaan.
“Mari kita berdoa kepada Allah SWT, semoga para pendahulu dan para pejuang kita mendapat tempat yang terbaik. Tugas kita saat ini adalah melanjutkan perjuangan mereka dengan mengisi kemerdekaan melalui pembangunan dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” katanya.

Ia juga mengajak masyarakat, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan hingga pemerintah nagari untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menyukseskan berbagai program pembangunan.
“Bukan hanya soal pengorbanan yang kita kemukakan, tetapi bagaimana ke depan kita saling bersatu dan kompak dalam rangka mengisi kemerdekaan ini, sehingga kemerdekaan betul-betul dirasakan oleh seluruh masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga :  Kabid Kebudayaan Tanah Datar Ariswandi Berikan Materi pada Workshop Kriya Batik Pariangan

Lebih lanjut, ia berharap keberadaan Puncak Gunuang Kasumbo tidak hanya menjadi lokasi kegiatan tahunan dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tanah Datar.
“Di samping kegiatan seremonial yang kita laksanakan setiap tahun, kita harapkan ke depan tempat ini bisa kita jadikan salah satu destinasi wisata. Bukan hanya dikunjungi masyarakat Nagari dan Kecamatan Sungayang, tetapi juga masyarakat dari luar Kabupaten Tanah Datar. Ini harapan kita bersama,” ujarnya.

Menurutnya, harapan tersebut dapat diwujudkan melalui kekompakan, persatuan, serta perencanaan program yang efektif antara masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kepada seluruh masyarakat Nagari Sungayang dan Kecamatan Sungayang, mari kita bersatu dan berkolaborasi membangun Kecamatan Sungayang ini setahap demi setahap. Rumuskan program-program yang efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ajaknya.

Ia juga menyampaikan selamat atas suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan pengibaran bendera raksasa di Puncak Gunuang Kasumbo menjadi salah satu pembuka rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kecamatan Sungayang.
Selain menyampaikan apresiasi, ia juga mengingatkan seluruh pengunjung untuk menjaga keamanan dan kebersihan lingkungan selama berada di lokasi kegiatan, terutama mengingat kawasan tersebut memiliki potensi rawan kebakaran.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung untuk menjaga K3 di lingkungan ini karena kawasan ini rawan kebakaran. Bagi kaum bapak yang merokok dan sebagainya, pastikan api dan puntung rokok benar-benar sudah mati sebelum meninggalkan tempat. Kita tentu tidak ingin Puncak Kasumbo ini nanti merah bukan hanya karena bendera Merah Putih, tetapi karena kebakaran,” pungkasnya. (Kasdi Ray/Red.JM)