Dedi Irawan: Setiap Program Harus Memiliki Perencanaan dan Analisis yang Matang

Batusangkar, Jurnal Minang. Anggota DPRD Tanah Datar Dedi Irawan meminta kepada Pemerintah Daerah Tanah Datar agar setiap program memiliki perencanaan dan analisis yang matang, sesuai dengan potensi daerah sehingga hasilnya mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat. Demikian disampaikan Anggota Fraksi Partai Golkar Dedi Irawan.

Menurutnya, sejak ditempatkan di bidang pemerintahan, salah satu fokus yang menjadi perhatiannya adalah sektor pertanian, mengingat daerah pemilihannya memiliki potensi besar di bidang tersebut.
Berdasarkan hasil analisa dan riset yang dilakukannya, tingginya biaya pertanian, baik pada tahap persiapan lahan maupun pascapanen, salah satunya disebabkan belum tersedianya jalan usaha tani yang memadai.

Biaya pengangkutan pupuk untuk persiapan lahan serta biaya angkut hasil panen dapat ditekan hingga sekitar 70 persen apabila tersedia akses jalan usaha tani yang memungkinkan penggunaan kendaraan bermotor.

“Jika saya mengucurkan anggaran sebesar Rp80 juta untuk pembangunan jalan usaha tani pada hamparan lahan seluas 50 hektare, maka penghematan biaya angkut yang dirasakan petani dapat membuat nilai investasi tersebut kembali dalam waktu sekitar satu tahun. Namun pengembaliannya bukan dalam bentuk uang kepada pemerintah, melainkan dalam bentuk penghematan biaya yang langsung dirasakan masyarakat petani,” ujar Dedi Irawan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi pertimbangan dan pedoman dalam menggunakan anggaran negara. “Setiap satu rupiah uang rakyat yang dibelanjakan harus mampu menghasilkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat agar pengelolaan keuangan daerah benar-benar tepat sasaran,” tegasnya.

Dedi juga berharap pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani. Ia menilai kebijakan yang berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat akan menghasilkan pembangunan yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Dengan demikian, setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan nilai tambah yang nyata bagi kemajuan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat Tanah Datar. (Kasdi Ray/Red.Jm)

Baca Juga :  Bupati Eka Putra Hadiri Penggunaan Kembali Surau Gadang Setelah Direnovasi