Hadirkan Solusi Ekonomi Pemuda, Evan Muhammad Rizal Siapkan ‘Pemuda Hub’ dan Inkubator Wirausaha di KNPI Tanah Datar

Tanah Datar, Jurnal Minang. Tantangan kemandirian ekonomi dan minimnya ruang kolaborasi di kalangan generasi muda Tanah Datar kini membutuhkan langkah konkret, bukan sekadar retorika. Menjawab keresahan tersebut, Calon Ketua KNPI Kabupaten Tanah Datar Periode 2026-2029, Evan Muhammad Rizal, S.M., Selasa 1 September 2026 memaparkan strategi pemberdayaan terpadu melalui optimalisasi ruang interaksi yang nyata.

Pemuda berusia 29 tahun ini menempatkan transformasi fasilitas organisasi menjadi Pemuda Hub / Sekretariat KNPI sebagai prioritas utama dalam rancangan program kerjanya. Pemahaman mendalam mengenai dinamika lapangan, manajemen, dan ekosistem bisnis yang ditempa melalui kiprah profesionalnya sebagai seorang penyedia menjadi landasan kuat bagi Evan dalam merumuskan visi pemberdayaan ini. Pengalaman praktis tersebut mematangkan gagasan bahwa pemuda Tanah Datar mutlak memerlukan ruang inkubasi yang mampu menjembatani bertemunya ide-ide kreatif dengan akses sumber daya nyata.

“Ruang diskusi dan sekretariat organisasi tidak boleh lagi terkesan eksklusif atau sekadar tempat singgah administrasi. Pemuda Hub akan kita revitalisasi menjadi coworking space publik dan rumah produktif. Di sinilah para pemuda, aktivis, hingga pelaku usaha pemula bisa merancang masa depan, bekerja, dan membangun relasi kolaboratif lintas sektor,” ujar Evan saat menjabarkan misinya.

Langkah penyediaan ruang ini dipadukan secara strategis dengan program Inkubator Wirausaha Muda Tanah Datar. Ekosistem ini dirancang khusus untuk mendampingi generasi muda dalam merintis kemandirian ekonomi. Melalui bimbingan berkelanjutan, literasi manajerial, hingga pemetaan strategi pasar, inkubator ini ditargetkan menjadi mesin penggerak lahirnya wirausahawan baru yang kompetitif dan adaptif terhadap arus modernisasi.

Strategi pemberdayaan ekonomi ini juga akan diperluas melalui inisiatif Sinergi Rantau – Ranah. Evan melihat potensi besar dalam membuka kran kolaborasi antara kreativitas pemuda lokal di Tanah Datar dengan jaringan luas dan pengalaman diaspora Minang di perantauan. Pertukaran wawasan, akses permodalan, hingga perluasan peluang pasar dari para perantau dinilai krusial untuk mengakselerasi pertumbuhan usaha rintisan pemuda di kampung halaman.

Baca Juga :  Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUPA dan PPAS APBD Kota Payakumbuh TA 2020

Untuk memastikan seluruh fasilitas dan program ini terdistribusi secara transparan, Evan turut menggagas Sistem Manajemen OKP Terbuka. Keterbukaan informasi ini akan menjamin setiap Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) memiliki hak dan akses yang sama terhadap pemanfaatan Pemuda Hub maupun program inkubasi kewirausahaan.

Dengan berpegang pada nilai perjuangan yang Kolaboratif, Adaptif, dan Progresif, Evan sangat optimis kolaborasi yang diorkestrasi melalui Pemuda Hub akan mencetak generasi emas Tanah Datar. “Ini adalah wujud nyata dari komitmen kita bersama. Dari ruang kolaborasi inilah, kita akan buktikan bahwa pemuda Tanah Datar mampu berdiri di atas kaki sendiri dan berkontribusi langsung pada pembangunan daerah yang berkelanjutan,” tegasnya. (Kasdi Ray/Red.Jm)