UIN Batusangkar Kembali Mewisuda 943 Sarjana, Ini Pesan Rektor pada Acara Wisuda

Batusangkar, Jurnal Minang. Kampus bukan sekadar tempat pembelajaran akademis, melainkan juga menjadi wadah berkontribusi, dalam pengembangan diri setiap mahasiswa.
Dan kampus juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, keterampilan, dan nilai-nilai yang menjadikan landasan bagi mahasiswa untuk menjadi pribadi yang hebat dan bermartabat.

“Hal ini yang menjadi penentu kesuksesan dalam melahirkan sarjana di Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar” ujar Rektor, Prof. Dr. Marjoni Imamora. M.Sc mewakili keluarga besar UIN Mahmud Yunus Batusangkar, mengucapkan selamat kepada 943 orang wisudawan, semoga menjadi sarjana yang Moderat, Cendekia dan Problem Solver, dalam rapat senat terbuka wisuda ke-55, Batusangkar Rabu, 06/03/24 Auditorium kampus II.

Prof. bidang Fisika ini, mengajak di hadapan ribuan undangan dan 943 orang wisudawan bisa share 5 hukum semesta yang bisa menjadi penentu kesuksesan, pertama Vibrasi (Getaran) ini menjadi frekuensi yang sama akan saling tarik menarik dan bertambah kegembiraan akan menarik kegembiraan, dan sebaliknya, semesta ini dengan kontribusi positif kita, ketaatan, ketauladanan, pengabdian Ikhlas kita, dan memberikan kontribusi cintanya untuk kesuksesan, keselamatan wilayah, Agama, keluarga, bangsa dan negara kita.

Kedua, Relatifitas (Relatif) kita tidak akan memahami sesuatu secara detail sampai kita hubungkan dengan sesuatu yang lain. Sifat, nilai, kualitas dari sesuatu bisa diukur dengan menghubungkannya dengan yang lainnya. Kita bisa katakan baik setelah tahu hal yang buruk. Kita mengenal kemajuan setelah menghubungkan dengan kemunduran.

Ketiga yakni, Aksi Reaksi (sebab akibat) setiap action akan memicu reaction yang setara, setiap sebab akan melahirkan akibat. Maka wujudkanlah sebabnya, dan kamu akan meraih akibatnya, ini adalah takdir tentang umur, jodoh, rezeki /pekerjaan kita sekalipun itu sudah ditetapkan di lauhil mahfu jauh sebelum kita dilahirkan.

Baca Juga :  TP-PKK Sawahlunto Gelar Pesantren Ramadhan, 50 Stel Mukena Disalurkan

Keempat, Siklus (Hukum Termodinamika), hidup mengalami siklus, ada siang ada malam, ada kemunculan dan ada kepergian, ada pasang ada surut, ada awal ada akhir, ada pertemuan ada perpisahan. Kita mengalami Good Time dan bad time tidak pernah sama terus-menerus.
Karena perubahan sifatnya kontinyu maka semua keadaan pasti akan berlalu. Begitu juga saat hidupmu sedang terpuruk di bawah, itu juga pasti berlalu. Hari ini kita belum dapat kerja, usaha terus, gagal, usaha lagi, insyaAllah semua keadaan itu akan berlalu sehingga pada akhirnya kesuksesan itu juga akan menjadi milik kita.

Dan kelima, Polarity (berpasangan) segala sesuatu dalam hidup ini ada pasangannya. Pasangan sifatnya saling mengadakan, maka jangan mengingkari apa yang tidak engkau sukai, ada panas ada dingin, ada baik ada buruk, maka jangan mudah melihat sesuatu dari satu sisi saja, maka Lihatlah secara lengkap terutama sisi baiknya.

Lebih lanjut Prof. Marjoni menyampaikan, pada hari yang bersejarah ini kami lepas kepergian saudara dengan segala kecintaan dan Do’a, semoga saudara berhasil dan sukses dalam tahap kehidupan selanjutnya.

Dari 943 wisudawan ini terdiri dari, Pascasarjana (S.2) 86 orang, lulusan (S.1) yang terdiri dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) sebanyak 364 orang, 118 orang dari Fakultas Syariah, 102 orang dari Fakultas Ushuluddin Adab dan Da’wah (FUAD) dan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) sebanyak 273. (Doni/Red.Jm)

Print Friendly, PDF & Email