UIN Batusangkar Bermitra dengan Bawaslu untuk Penguatan Demokrasi

Batusangkar, Jurnal Minang. UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus menunjukkan komitmennya dalam penguatan demokrasi dengan menjalin sinergi bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Tanah Datar.

Hal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi jajaran Komisioner Bawaslu Tanah Datar ke kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar pada Kamis (5/2/2026), dalam rangka konsolidasi demokrasi dan penguatan pengawasan Pemilu di luar tahapan.

Rombongan Bawaslu Kabupaten Tanah Datar dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu, Andre Azki, dan disambut oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D, didampingi Wakil Rektor III Dr. Iman, M.Pd, serta pengamat politik UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Novi Budiman, S.IP., M.Si. ruang rapat pimpinan UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Ketua Bawaslu Kabupaten Tanah Datar, Andre Azki, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Bawaslu Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2026 tentang Konsolidasi Demokrasi dalam Memperkuat Penyelenggaraan Pemilihan Umum di Luar Tahapan. Ia menegaskan bahwa Bawaslu membutuhkan dukungan perguruan tinggi sebagai mitra strategis dalam memperkuat pengawasan Pemilu secara berkelanjutan.

Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, Ph.D, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan kesiapan UIN Mahmud Yunus Batusangkar untuk berkontribusi aktif dalam penguatan demokrasi. Menurutnya, banyak isu strategis yang dapat dikolaborasikan, khususnya terkait peningkatan kualitas pengawasan Pemilu dan penguatan kesadaran politik masyarakat.

Lebih lanjut, Prof. Delmus menyampaikan bahwa UIN Mahmud Yunus Batusangkar memiliki sumber daya akademik yang relevan, seperti Program Studi Pemikiran Politik Islam serta berbagai program studi di Fakultas Syariah, yang dapat dilibatkan dalam kegiatan pendidikan politik, riset kepemiluan, dan pengawasan partisipatif berbasis kampus.

Sementara itu, Wakil Rektor III Dr. Iman, M.Pd menekankan pentingnya peran mahasiswa dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dan kesadaran pemilih. Melalui pembelajaran dan aktivitas akademik di kampus, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu mendorong terwujudnya Pemilu yang demokratis, berintegritas, dan bermartabat di Kabupaten Tanah Datar, bahkan Indonesia. (Doni/Red.Jm)

Baca Juga :  Penertiban Warung Makan yang Buka Siang Hari Bulan Ramadhan Dimulai, Bupati Tanah Datar Keluarkan Instruksi