Rektor UIN Batusangkar Tegaskan Tidak Ada Kenaikan UKT di UIN Tahun Ini, Beasiswa Semakin Banyak

Batusangkar, Jurnal Minang. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar dengan tegas memastikan bahwa tidak akan ada kenaikan Uang Kuliah Tunggul (UKT) untuk tahun 2024.

Keputusan ini diambil setelah pertimbangan matang dari Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Dr. Marjoni Imamora, M.Sc, yang memperhatikan kondisi perekonomian masyarakat Sumatera Barat.

“Secara umum, UKT di UIN Mahmud Yunus Batusangkar tetap seperti tahun sebelumnya. Mahasiswa baru tidak perlu khawatir. Bahkan, kami selalu berupaya meningkatkan efisiensi untuk menjaga kualitas pendidikan,” ungkap Prof. Dr. Marjoni Imamora pada hari Senin (6/5/2024).

Beliau menekankan agar masyarakat tidak terpancing oleh isu-isu kenaikan UKT dan tidak perlu khawatir akan biaya kuliah yang tinggi dan tidak terjangkau. Menurutnya, kondisi perekonomian global yang sedang tidak stabil berdampak pada Indonesia, termasuk Sumatera Barat.

“UIN Mahmud Yunus Batusangkar memahami kondisi ekonomi masyarakat dan berusaha menjaga agar UKT tetap terjangkau. Ini demi akses pendidikan bagi putra-putri terbaik bangsa, khususnya di Sumatera Barat,” jelasnya.

Prof. Marjoni menjelaskan bahwa UIN Mahmud Yunus Batusangkar selalu memperhatikan kondisi perekonomian masyarakat dalam menetapkan besaran UKT, tanpa mengorbankan kualitas pendidikan yang tidak bisa ditawar.

“Salah satu upaya kami adalah dengan menyediakan berbagai bentuk beasiswa untuk mahasiswa baru. Ini merupakan wujud dari perhatian kami terhadap kualitas pendidikan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar,” tambahnya.

Lebih lanjut, Prof Marjoni menerangkan kita sudah siapkan berbagai bentuk beasiswa untuk mahasiswa baru tahun ini, seperti. KIP Kuliah, Beasiswa Tahfizh Qur’an, Beasiswa Mahasiswa Berprestasi, Beasiswa UPZ UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Beasiswa Bank Indonesia, Beasiswa PT. Rajawali, Beasiswa Bank Nagari Syariah, Beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI), Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB), Beasiswa Riset Baznas Nasional dan Badan Wakaf Indonesia (BWI)
Penentuan UKT bagi mahasiswa baru UIN Mahmud Yunus Batusangkar didasarkan pada data yang disampaikan saat pendaftaran ulang, yang kemudian diverifikasi dan dicek langsung untuk memastikan kebenaran data tersebut.

Baca Juga :  Tanah Datar Raih Peringkat Tiga Penerapan SPBE di Sumbar, Pesisir Selatan dan 50 Kota Juara I dan II

“Tim kami melakukan verifikasi dan pengecekan langsung untuk memastikan kebenaran data yang digunakan dalam penetapan UKT
Dengan kebijakan ini, diharapkan akses pendidikan di UIN Mahmud Yunus Batusangkar tetap terbuka luas bagi semua kalangan masyarakat“ pungkasnya. (Doni/Red.Jm)

Print Friendly, PDF & Email