Limokaum, Jurnal Minang. Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan pertemuan dengan jemaah di mushalla Al Mujahirin komplek Garuda Mas ini merupakan undangan yang ke 86 dari kunjungannya ke masjid dan mushalla yang ada di Tanah Datar.
Hal tersebut disampaikan AKBP Dr.Nur Ichsan Dwi Septiyanto,SH,S.I.K M.I.K pada kegiatan subuh berjemaah Jum’at, 29 Agustus 2025, yang dihadiri juga Kapolsek Lima Kaum AKP Desneri, perwira polres Tanah Datar, serta para jemaah.
Dikatakan, saya punya kos kosan (penjara) sudah sempit, saya minta sumbangan untuk membesarkannya, apakah boleh, jawabanya tentu tergantung para jemaah semuanya, karena salah satu indikasi keberhasilan polisi itu adalah mengosongkan penjara.
Kepala Rumah Tahanan pernah menyampaikan kapasitas rumah tahanan hanya untuk 35 orang, yang terjadi di dalam penjara ternyata dihuni 145 orang, berarti sudah berjubel, yang paling banyak kasus narkoba, dan LGBT, dari 145 orang itu semuanya beragama Islam, diantanya itu hanya 2 orang yang tidak bisa ngaji.
Kemaren ada tauran 19 orang generasi muda Sungayang, orang Islam kok dominan melaksanakan kesalahan dengan memakai Narkoba, zaman jahiliah mereka menyembah berhala, mereka tahu tidak boleh membunuh orang, tapi mengubur anak wanita baru lahir, itulah jahiliah.
Iman yang rusak, pasti tidak bisa berbuat amal Sholeh, prilakunya tidak baik, ibarat daging yang teristimewa adalah hati, jika rusak maka rusaklah, ia akan berbuat mungkar.
Selanjutnya bagaimana cara menyelesaikannya dengan membuat negara yang baik, yaitu dimulai hati yang baik, keluarga, jorong, Nagari, kecamatan, kabupaten hingga provinsi,yang baik insya Allah akan terwujud,ujarnya.
Jika sepeda motor Mio merek Yamaha rusak mesti dibawa ke mekanik yang tepat yaitu mekanik Yamaha, tidak bisa sembarangan. bila itu dilakukan maka bukanya tambah baik namun semakin rusak, begitu juga dengan kehidupan ini umumnya pelaku kejahatan adalah orang shalat, lalu kenapa terjadi salah satunya imannya masih kurang.
Ketika pemilu jika ada orang yang tidak masuk DPT, maka KPU, Bawaslu dan partai politik akan mencari orang yang tidak masuk DPT, namun ketika diajak sholat apakah demikian, mestinya yang masuk mushola untuk sholat seluruhnya juga demikian yang masuk DPT.
Begitu juga cara menolong orang buta dan tuli yang akan ditabrak mobil, salah satu caranya adalah dengan dielus elus baru diangkat, begitu juga menolong orang yang enggan sholat mesti diajak dengan penuh kesabaran agar selamat dunia akhirat, kata Kapolres Tanah Datar, AKBP Dr. Nur Ichsan Dwi Septiyanto, S.H.,S.I.K,M..I.K (Kasdi Ray/Red.Jm)
