Panen Budikdamber (Budi daya ikan dan tanaman dalam Ember) SMPN Bukittinggi

Oleh: Dilla, S.Pd. (Guru SMPN 2 Kota Bukittinggi)

Proyek Budidaya Ikan di dalam Ember di Lahan Terbatas merupakan proyek unggulan sekolah dalam rangka mewujudkan sekolah adiwiyata. Proyek ini didasari atas permasalahan yang masih sering terjadi di sekitar lingkungan sekolah, yaitu kurangnya pemanfaatan lahan kosong. Selain itu terciptanya lingkungan sekolah yang hijau dan asri dapat meningkatkan kenyamanan siswa saat belajar di sekolah.

Proyek ini merupakan bentuk aktualisasi dari pembiasaan dan pembudayaan karakter siswa yang mencintai lingkungan. Pelaksanaan proyek budidaya lele dan sayur dapat memupuk jiwa wirausahawan anak yang berakar dari kearifan lokal.

Sekolah memiliki lahan dan ruang kosong yang bisa dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele dan sayur dalam ember. Melalui proyek ini diharapkan dapat memperkuat sikap siswa yang mencerminkan Profil Pelajar Pancasila bernalar kritis dan gotong royong.

Kegiatan ini dilakukan di semester 2 tahun ajaran 2023-2024, dimulai pada bulan Maret 2024. Pelaksanaan dimulai dari penyuluhan dari dinas pertanian, sosialisasi kepada siswa, pemutaran vidio pelaksanaan, penyiapan alat dan bahan, penyemaian benih dan menanam sayur kangkung yang sudah ada uratnya.

Setiap hari perkembangan budikdamber dipantau dan dirawat oleh peserta didik didampingi oleh guru penangagung jawab di setiap kelas. Alhasil ada 20 ember budikdamber karena setiap kelas masing-masing memiliki dua ember, sementara rombel di SMPN 2 untuk kelas VII ada 10 kelas.

Tujuan adanya kegiatan ini adalah melatih siswa dalam bernalar kritis dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pelaksanaan kegiatan ini. Lalu mampu mengidentifikasi, mengklarifikasi, membandingkan, mengolah informasi dan gagasan dalam pelaskanaan dan mampu menjalin kolaborasi dan bekerjasama dalam kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Waktu dan tempat pelaksanaan berbasis kepada jadwal setiap pelajaran P5, adapun kegiatan yang dilaksanakan adalah rangkaian dalam proyek yang dilaksanakan secara berkelompok oleh peserta didik.

Baca Juga :  Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag RI Serahkan Bantuan sebesar Rp180 juta untuk Korban Bencana di Tanah Datar

Pihak yang terlibat pada kegiatan pelaksanaan Proyek P5 ini Tahun 2024 di MPN 2 Bukittinggi ini adalah kepala sekolah SMPN 2 Bukittinggi selaku Pembina, walikelas VII dan guru mata pelajaran sebagai pembimbing program pelaksanaan P5, selanjutnya seluruh siswa dan siswi kelas VII, serta orang tua peserta didik kelas VII. Bertindak sebagai koordinator P5 adalah Ibu Desi Eriani, S.Pd selaku guru PPKN di SMPN 2 Bukitinggi.

Adapun kendala yang dihadapi dalam kegiatan Program P5 ini diantaranya adalah alokasi tempat yang kurang memadai mengingat lokasi sekolah yang memiliki lahan terbatas. Waktu pembuatan alat dan bahan yang membutuhkan waktu, koordinasi dengan orangtua, dan berbagai hambatan lainnya. Adapun solusinya yaitu, memanfaatkan lahan sempit dengan menempatkan ember di depan kelas masing-masing dan kendala lainnya dapat didiskusikan dengan orang tua, walikelas dan semua pihak yang terlibat melalui komunikasi dan interaksi secara rutin.

Adapun kenapa dipilih budikdamber ini karena telah disepakati bersama baik orang tua peserta didik kepala sekolah berserta pihak guru yang menjadi program andalan dari SMPN 2 Bukitinggi. Pada puncaknya panen dari budikdamber ini dilakukan pada akhir bulan Mei 2024, para siswa bisa membuat pecel lele ditambah dengan cah kangkung yang mereka masak di sekolah dan dilanjutkan dengan makan bersama.

Semoga untuk kedepanya kegiatan ini bisa menjadi pelopor bagi program-progam P5 yang lainya sehingga menjadi motivasi yang akan memberikan dampak yang positif utuk peserta didik dan seluruh warga sekolah. (*)

Print Friendly, PDF & Email