Wujudkan Generasi Emas Tanpa Narkoba, Satres Narkoba Polres 50 Kota Sambangi SMAN 1 Suliki


LIMAPULUH KOTA – Dalam upaya membentengi generasi muda dari ancaman narkotika, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres 50 Kota menggelar penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba di SMA N 1 Suliki, Kenagarian Limbanang, pada Rabu (9/4/2026).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba Polres 50 Kota, AKP Riki Yovrizal, S.H., M.H., dan dihadiri oleh Wali Nagari Limbanang, Yori Noviola, S.A.P., serta Kepala Sekolah SMA N 1 Suliki, Fitria Ningsih, S.Pd.

Dukung Program Asta Cita dan Kampung Bebas Narkoba
Dalam sambutannya, AKP Riki Yovrizal menegaskan bahwa edukasi ini bukan sekadar sosialisasi rutin, melainkan langkah nyata dalam mendukung program strategis nasional.

“Kegiatan ini adalah bagian dari upaya menciptakan Kampung Bebas Narkoba, sekaligus mendukung program Asta Cita yang menitikberatkan pada pembangunan sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan tangguh,” ujar AKP Riki.

Beliau juga menambahkan bahwa sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah nagari, dan institusi pendidikan sangat krusial untuk memutus rantai peredaran narkoba di tingkat remaja.

Materi Edukasi: Dari Jenis Narkoba hingga Konsekuensi Hukum
Di hadapan ratusan siswa, AKP Riki memaparkan materi komprehensif yang meliputi:

Pengenalan Jenis Narkoba: Mengenali berbagai bentuk narkotika yang sering menyasar remaja.

Dampak Kesehatan: Kerusakan fisik dan mental jangka panjang akibat kecanduan.

Aspek Hukum: Penjelasan mengenai konsekuensi hukum bagi pengedar maupun penyalahguna.

Ia mengajak para siswa untuk berani berkata “tidak” pada narkoba dan menjadi agen perubahan yang aktif menjaga lingkungan sekolah agar tetap bersih dari pengaruh negatif.

Pesan Menyentuh dari Wali Nagari dan Pihak Sekolah
Wali Nagari Limbanang, Yori Noviola, S.A.P., turut memberikan pesan emosional kepada para siswa. Beliau mengingatkan bahwa masa depan bangsa ada di tangan mereka.
“Jangan kecewakan harapan orang tua kalian. Jauhilah dan jangan pernah menyentuh narkoba. Mendekat saja jangan, apalagi memakainya,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekolah SMA N 1 Suliki, Fitria Ningsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Polres 50 Kota.
“Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi siswa kami untuk memahami secara mendalam bahaya nyata dan efek destruktif dari kecanduan narkoba,” ungkapnya.

Suasana Interaktif
Kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para siswa tampak antusias melontarkan berbagai pertanyaan dan berdiskusi mengenai fenomena narkoba yang marak terjadi di lingkungan remaja saat ini.

Melalui pendekatan edukatif ini, diharapkan siswa SMA N 1 Suliki tidak hanya memiliki pemahaman yang kuat, tetapi juga mampu menjadi benteng pertahanan bagi teman sebaya dan lingkungan tempat tinggal mereka dari ancaman narkoba. (Joli)

Baca Juga :  Tendangan Pertama oleh Bupati Limapuluh Kota, 16 Kesebelasan Sumbar-Riau Perebutkan Piala Gaspi Cup 2023