Batusangkar, Jurnal Minang. “Capaian akreditasi unggul ini bukan hanya prestasi administratif, tetapi bukti kesungguhan kita menjaga mutu akademik secara konsisten dan berkelanjutan,” ungkap Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Prof. Delmus Puneri Salim, S.Ag., M.A., M.Res, Ph.D menanggapi raihan akreditasi unggul Program Studi Ilmu Perpustakaan dan Informasi Islam (IPII) Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD), kamis (26/2/2026).
Program Studi IPII resmi meraih predikat Akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK) dengan nilai 239. Raihan ini menjadi kabar baik sekaligus kabar gembira bagi UIN Mahmud Yunus Batusangkar yang terus berkomitmen menetapkan standar tinggi dalam pengelolaan akademik di kampus.
Rektor menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada keluarga besar FUAD serta seluruh unit yang terlibat dalam proses akreditasi, mulai dari tim penyusun borang, gugus mutu, hingga unsur pimpinan fakultas dan universitas. Menurutnya, capaian ini menunjukkan bahwa budaya mutu di lingkungan UIN Mahmud Yunus Batusangkar berjalan secara sistematis dan terarah.
Dengan diraihnya akreditasi unggul tersebut, kini sebanyak 20 program studi telah terakreditasi unggul dari total 36 program studi yang ada di UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Angka ini memperlihatkan tren peningkatan kualitas akademik yang signifikan dan memperkuat posisi institusi di tingkat nasional.
Di sisi lain, Dekan FUAD, Dr. Wahidah Fitriani, S.Psi, MA menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian tersebut. Ia menyebutkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif dan komitmen seluruh sivitas akademika FUAD dalam membangun tata kelola akademik yang profesional, transparan, dan berbasis mutu.
Menurutnya, ”akreditasi unggul bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta tata kelola program studi”. Ia juga berharap capaian ini semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap FUAD sebagai pusat pengembangan keilmuan keislaman dan humaniora yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Raihan ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan mutu bukan sekadar slogan, tetapi kerja panjang yang memerlukan konsistensi, kolaborasi, dan integritas. Dengan semakin banyaknya program studi terakreditasi unggul, UIN Mahmud Yunus Batusangkar terus melangkah sebagai perguruan tinggi keagamaan yang berdaya saing dan bermutu tinggi. (Doni/Red.Jm)
