Parambahan, Jurnal Minang. Dalam rangka upaya percepatan pembangunan Jembatan Aramco di Nagari Parambahan Kecamatan Lima Kaum, Tanah Datar terus dilakukan secara maksimal bersama TNI dan masyarakat.
Pada hari Kamis, 09 April 2026, bertempat di sebuah warung telah dilaksanakan diskusi dan rapat koordinasi dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Gotong Royong (Goro) Akbar,yang dihadiri tokoh masyarakat, Babinsa, Pemerintah Nagari Parambahan.
Dalam kesempatan diskusi yang dilakukan melalui sambungan telepon ini dimotori langsung Ketua DPRD Tanah Datar 𝘼𝙣𝙩𝙤𝙣 𝙔𝙤𝙣𝙙𝙧𝙖, 𝙎𝙀, 𝙈𝙈. Beliau memimpin arahan dan pembahasan terkait teknis pelaksanaan kegiatan yang akan datang.
Dalam pembicaraan tersebut, dibahas secara mendalam mengenai strategi penggerakkan massa, pembagian tugas, serta teknis pelaksanaan agar kegiatan gotong royong nantinya dapat berjalan tepat sasaran dengan aman, tertib, dan penuh semangat.
Semoga dengan persiapan yang matang ini, kegiatan Goro Akbar dapat berjalan lancar dan membawa hasil yang maksimal demi kelancaran pembangunan jembatan yang sangat dinantikan oleh masyarakat pasca bencana alam banjir bandang lahar dingin gunung Marapi tahun 2024 lalu.
Akibat bencana dahsyat Galodo yang melanda tahun 2024 silam, aliran Batang Lona di Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, menyisakan luka yang mendalam. Jembatan penghubung hilang terbawa arus, akibatnya akses kehidupan putus, dan harapan seolah ikut tenggelam bersama lumpur dan batu besar.
Namun, semangat warga Parambahan tidak pernah padam.
Kini, sejarah baru sedang ditorehkan. di aliran sungai yang sama yang dulu memisahkan kita, kini sedang dibangun sebuah jembatan harapan.
Dibangun dengan tangan-tangan yang tulus, dikerjakan oleh TNI dan didukung tokoh masyarakat, Pemerintahan Nagari serta semua pihak dengan jiwa yang pantang menyerah. (Kasdi Ray/Red.Jm)
