Agam, Jurnal Minang. Indo Jalito Peduli (IJP) memulai rangkaian bakti sosial kemanusiaannya di tahun 2026 di Sumatera Barat dengan mengunjungi kabupaten Agam pada Jum’at, 16 Januari 2026.
Berangkat dari Padang, rombongan menuju rumah dinas kediaman Bupati Agam di Lubuk Basung yang langsung disambut oleh istri bupati Agam, dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS dan disuguhkan sarapan lontong gulai pakis serta kolak pisang ketan.
Selepas sarapan, rombongan IJP didampingi rombongan TP PKK Kabupaten Agam langsung menuju lokasi pemberian bantuan pertama bertempat di Mesjid Raya Al-Karim nagari Koto Kaciak kecamatan Tanjung Raya.
Rombongan disambut Camat Tanjung Raya, Wali Nagari Koto Kaciak, dan pemuka masyarakat setempat dan 58 orang penerima bantuan yang terbagi atas penerima bantuan berat, bantuan sedang dan bantuan ringan. Masing masing penerima bantuan menerima goodie bag berisi Sarung dan Mukenah serta uang tunai dari Indo Jalito Peduli serta bingkisan dari TPPKK Kabupaten Agam.
Wali Nagari Koto Kaciak menyampaikan terima kasih atas kedatangan rombongan IJP yang telah menyempatkan diri hadir di nagari Koto Kaciak melaksanakan misi sosial kemanusiaannya. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada istri bupati Agam yang sudah kesekian kalinya berkunjung ke nagari Koto Kaciak.
Selepas baksos kemanusiaan di Koto Kaciak, rombongan melanjutkan perjalanan mengunjungi Koto Tinggi, kecamatan Tanjung Raya. Lokasi baksos kemanusiaan bertempat di SD Negeri 19 Koto Tinggi dimana terdapat 49 orang warga terdampak bencana hidrometeorologi. Disini lokasi ini rombongan IJP juga menyalurkan bantuan berupa paket goodie bag berisi kain sarung dan mukena serta uang tunai yang diserahkan langsung kepada para warga terdampak.
Camat Tanjung Raya, Al Hafidh, S.STP, M.A, sangat berterima kasih atas kunjungan IJP di 2 nagari di kecamatan yang dipimpinnya karena warga sangat membutuhkan disebabkan aktivitas perekonomian masyarakatnya masih terkendala saat ini.
Selanjutnya rombongan IJP menuju titik baksos terakhir bertempat di Linggai Park, nagari Duo Koto kecamatan Tanjung Raya. Disana rombongan IJP Bersama TPPKK kabupaten Agam menyerahkan goodie bag dan uang tunai kepada 71 orang warga terdampak bencana hisdrometeorologi.
Selanjutnya ba’da Jum’at, rombongan kembali ke rumah kediaman Bupati Agam dan dijamu makan siang oleh tuan rumah dengan menu kalio ayam, gulai pakis udang, jengkol samba lado hijau dan menu lain yang mengugah selera.
dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kunjungan rombongan IJP karena sudah menunjukkan empati yang mendalam terhadap warga masyarakat kabupaten Agam yang terdampak bencana sebagaimana bantuan lain yang datang silih berganti ke kabupaten Agam.
“Dibalik itu (kejadian bencana: red)… tim medis dari Makassar, dari Malang, Brawijaya, dari Lampung, macam macam. Kalau bantuan tu sudah luar biasa. Dari Tebo, Muara Enim, Jawa Tengah, Jepara dari mana mana atas respon kemanusiaan orang untuk membantu Agam” tutur istri Bupati Agam yang juga seorang dokter ini.
Selepas makan siang dan ramah tamah, rombongan IJP pamit kepada tuan rumah dan kembali ke Padang untuk mempersiapkan baksos kemanusiaan selanjutnya. (M.Intania/Red.JM)
