Oleh: Irwan Malin Basa
Tak terasa, sudah genap lima tahun Jurnal Minang hadir sebagai sebuah media online menyajikan berita untuk para pembaca dimanapun saja berada. Berbagai topik disajikan dengan data yang akurat. Pada dasarnya sebuah media hanya berisikan tiga poin utama yaitu: berita, opini dan pariwara. Itu menurut guru saya dulu ketika saya belajar media dengan para praktisi dan pakar media di jakarta sekitar tahun 1999 di Jakarta.
Dengan berbekal sedikit ilmu pengetahuan tentang media itu, sebagai pemain baru di bidang media online, Jurnal Minang berusaha menyajikan berita berbasis data: rekaman, data tulisan, foto dan urgensi serta sudut pandang penyajian berita. Tidak ada Hoak, fitnah, dan gosip yang kami sajikan. Toh, kalaupun ada pihak pihak yang kurang nyaman ketika kami menyajikan sebuah berita yang ke kiri kirian, itulah bukti objektifitas sebuah media. Elok ataupun buruak, disampaikan juo.
Di tahun 2025 ini, berdasarkan statistik pembaca, jumlah pembaca kami mengalami kenaikan yang signifikan dari tahun tahun sebelumnya. Judul dan ulasan berita dan opini yang menarik untuk dibaca digarap oleh koki redaksi yang cukup piawai. Terimakasih kepada para wartawan, reporter, editor, tim IT, informan, narasumber serta seluruh pihak yang berjasa untuk media Jurnal Minang.
Perjalanan tahun 2025 ini tentu tidak selalu mulus begitu saja. Riak dan gelombang adalah perhiasan sebuah media. Ada serangan haters, netizen, buzer bahkan serangan hacker untuk merusak jaringan media Jurnal Minang. Kami maknai saja hal itu sebagai pemicu semangat untuk selalu tampil beda. Maju terus. Bak kata pepatah, sekali layar terkembang, surut kita berpantang.
Semoga di tahun 2026 nanti, Jurnal Minang semakin banyak pembacanya. Kehadiran Jurnal Minang sebagai sebuah media online ditunggu oleh pembaca setia. Dan seluruh tim media yang terlibat semakin kompak, profesional dan saling mengingatkan ddmu kebaikan bersama.
Sekali lagi, terimakasih. Tunggu gebrakan Jurnal Minang di tahun 2026.
