Opini Oleh: Irwan Malin Basa (Dosen UIN Batusangkar, Sumatera Barat)
Sinkhole atau lobang yang tiba tiba muncul di tanah merupakan salah satu fenomena alam yang cukup langka. Tgl 4 Januari 2026 sebuah Sinkhole muncul di persawahan penduduk di Situjuah Batua, Kab.50 Kota. Masyarakat geger dan memviralkan peristiwa tersebut di berbagai medsos dan media online.
Adakah fenomena Sinkhole disebut dalam bahasa Minang? Apakah masyarakat Minangkabau sudah mengenal fenomena tersebut?
Jawabannya, iya dan ada. Dalam tuturan masyarakat Minang di Pariangan, ada yang disebut Liang Atau. Saya pun belum mengetahui darimana asal usul kosakata Liang Atau tersebut. Namun masyarakat Pariangan sudah menyebut nya.
Saya sendiri mengenal kosakata tersebut sejak kecil karena saya lahir dan besar di Pariangan. Dan saya sendiri pernah melihat langsung sebuah Liang Atau di Pariangan. Tepatnya di persawahan penduduk di Kapalo Koto. Dekat sawah gadang satampang baniah.
Liang Atau adalah lobang yang berisi air dan lumpur. Seperti lumpur hidup yang bisa menelan manusia atau makhluk lain yang cukup berat yang menginjaknya atau terperosok kedalam lobang tersebut.
Kini, Liang Atau tersebut muncul di daerah Situjuah. Dalamnya sekitar 25 meter. Airnya berwarna biru. Masyarakat kaget dan penasaran ingin melihat nya. Namun untuk menjaga keamanan diberi garis pembatas oleh aparat.
Yang harus dikaji oleh para ahli geologi adalah apa sebab musabab Sinkhole tersebut muncul. Kemana airnya mengalir? Ada apa dibawahnya? Adakah makhluk hidup di dalamnya? Apakah lobang tersebut bisa hilang tiba tiba, dan muncul kembali?
Tentu fenomena tersebut perlu dijelaskan kepada masyarakat secara ilmiah sehingga masyarakat paham dan mengerti tentang sinkhole. Tak perlu ada info info “mistis” terkait sinkhole tersebut.
Yang jelas, fenomena Sinkhole atau lobang yang muncul di tanah tersebut sudah dikenal oleh masyarakat Minangkabau sejak dahulu, khususnya yang ada di nagari Pariangan. Masyarakat menyebutnya Liang Atau. Saya yakin, generasi yang sudah berumur diatas 50 tahun, umumnya mengenal Liang Atau ini.
Sumber gambar: kamera pemburu: akun Facebook. Di screen shoot tgl 5/1/26.
